Seperti Rendy yang merupakan Mahasiswa tingkat akhir di salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta itu, mengaku sejak dari pukul 07.00 WIB pagi tadi, dirinya sudah tiba di Istora Senayan, Jakarta untuk meyaksikan jalannya pertandingan babak kualifikasi tunggal putri.
“Saya datang kesini dari jam tujuh pagi karena sengaja takut kehabisan tiket untuk menyaksikan atlet tunggal putri favorit saya, Hana Ramadhini bertanding," ujarnya.
Disisi lain, tak sedikit dari mereka yang hadir di Istora Senayan hari ini, harus pulang tanpa cerita manis pertandingan. Pasalnya, sejak dibukanya Tiket Box pada pukul 07.00 WIB pagi tadi, sudah habis terjual sekitar pukul 10.30 WIB. Tak sedikit pula dari mereka yang merasa kecewa karena kehabisan tiket yang dijual langsung dipelataran arena Istora Senayan.
“kecewa sih sebenarnya karena tidak kebagian tiket hari ini. Mungkin kesalahan saya juga yang tiba terlalu siang ke Istora,” ungkap Fitri salah satu penonton yang gagal menyaksikan laga perdana BCA Indonesia Open Super Series Premier 2015.
Sementara itu, Chaidir yang merupakan Salah satu perwakilan panitia BIO 2015 khusus Tiket Box, mengakui panitia memang hanya menyediakan 1000 tiket untuk hari ini. Yang terdiri dari tiket kelas 1, kelas 2, dan VIP. Sementara untuk tiket online panitia menyebar 1200 tiket.
"Panitia sendiri untuk hari ini menyiapakan sebanyak 1000 tiket yang dijual langsung. Dan sejak dibukanya penjualan tiket langsung pukul 07.00 WIB tadi, sudah habis terjual sekitar pukul 10.30 WIB. Sementara untuk tiket online kami menyebar hanya 1200, itu dari situs blibli.com. Jadi yang sudah membeli lewat online hari ini penukarannya. Sekarang sudah ada sekitar 700-an tiket yang ditukar," ujar Chaidir saat dijumpai di samping Tiket Box.