(China Open Super Series Premier 2016) Jan O Kena Bully di Tiongkok

Internasional ‐ Created by ZAN

Meski jadi juara di China Open Super Series Premier 2016, Jan O Jorgensen ternyata jadi bahan bullying (olok-olok) penonton. Pasalnya, ia melakukan hal yang dianggap merendahkan pebulutangkis Malaysia, Iskandar Zulkarnaen yang bertemu dengannya di babak semifinal, Sabtu (19/11).

Jan O,  pebulutangkis asal Denmark itu ketahuan melempar baju milik Iskandar yang secara tidak sengaja tertinggal di kotak penyimpanan barang di sisi samping lapangan pertandingan. Iskandar lupa membawa baju miliknya saat interval game ketiga yang mengharuskan pemain untuk berpindah posisi menyerang.

Bukannya langsung mengembalikan dengan sopan ke Iskandar,  Jan O justru lebih dulu memanggil Iskandar dengan nama legenda bulutangkis Malaysia,  Lee Chong Wei. Tak hanya itu,  Jan O juga melempar baju Iskandar ke lantai begitu saja,  bukan mengembalikannya langsung ke Iskandar.

Praktis,  hal itu membuat Iskandar tersinggung. Iskandar pun merasa perbuatan Jan O itu sebagai bentuk pelecehan terhadap negara Malaysia.

"Di baju itu terdapat lambang bendera Malaysia. Jika kamu tidak menghargai saya tidak masalah, tapi tolong hormati  bendera negara saya yang ada pada baju tersebut #fairplay #johor," tulis Iskandar di laman facebook pribadinya sekaligus memposting aksi melempar baju Jan O dalam tautan tersebut.

Sudah diduga,  reaksipun langsung menyambar di kolom komentar postingan Iskandar tersebut dari para penggemarnya. Beberapa komentar justru memintanya untuk menjadikan tindakan tidak terpuji Jan O sebagau motivasi buat Iskandar ke depannya.

"Ambil positifnya, jadikan motivasi untuk dirimu dan untuk mengalahkan dia (Jan O Jorgensen) suatu hari nanti," ungkap salah satu penggemarnya.

Tak tinggal diam,  Jan O pun membalas postingan Iskandar juga melalui postingannya di Facebook.

Postingan Facebook Jan O Jorgensen

"Kemarin adalah Kemenangan besar. Satu dari sekian hari terbesar saya sepanjang karir bulutangkis saya. Saya harus bilang kalau saya tidak menyangka bisa memenangkan semua pertandingan ketika saya memulainya Selasa lalu. Pertandingan kemarin sangat ketat dan saya harus kuat menghadapi serangan Chen Long. Dia sudah menyelesaikan dengan baik di beberapa tahun terakhir dan selalu kuat menghadapi lawannya dan itu membuat saya bangga bisa mengalahkannya di salah satu partai besar," ungkap Jan O.

"Di sisi lain saya juga meminta maaf kepada semua Warga Malaysia karena saya tidak ada maksud untuk mencari masalah dengan melempar kaos Iskandar. Bukan maksud saya untuk tidak menghargai. Saya mengatakan "LCW" kepada pelatih saya, sebuah panggilan yang sama dengan legenda bulutangkis mereka (Malaysia) bukan untuk Iskandar. Saya sangat menghargai dia," tulis Jan O.

Saat ini,  Jan O tengah bersiap, menuju Hong Kong untuk mengikuti turnamen BWF lainnya.

"Saya tahu paati akan lebih sulit, tapi saya mencoba melakukan yang terbaik, lebih fokus dan membuat yang lain bisa mengejarnya. Saya sangat berterimakasih kepada sponsor saya Yonex dan Danisa untuk dukungannya. Terimakasih untuk semua sarannya!," pungkasnya.