Sektor Ganda Campuran Atur Rencana Jelang Olimpiade

Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja (Indonesia).
Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja (Indonesia).
Nasional ‐ Created by Bimo Tegar

Jakarta | Sektor ganda campuran Indoensia terus menyusun strategi dan rencana terbaik untuk bisa meloloskan dua wakilnya ke panggung Olimpiade Tokyo 2020 yang akan digelar tahun depan. Sejauh ini, posisi pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti boleh dibilang sudah cukup aman dengan menempati peringkat keempat kualifikasi Race to Tokyo. Namun bagi Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, posisinya masih harap-harap cemas.

Hafiz/Gloria saat ini berada di peringkat kedelapan dalam daftar kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020. Tentunya posisi tersebut masih belum aman karena berada dibatas akhir syarat peringkat (8 besar) kualifikasi bila satu negara ingin meloloskan dua wakilnya.

Kepala Pelatih Ganda Campuran Indonesia, Richard Mainaky mengatakan bila pihaknya akan tetap selektif memilih turnamen yang akan diikuti anak asuhannya di tahun depan.

“Yang jelas, ambil level super 500 ke atas. Kita konsultasikan dulu mana yang perlu diambil, mana yang tidak. Yang pasti, tunggu informasi lebih lanjut seperti apa,” kata Richard dikutip dari Jawapos.com.

Richard melanjutkan, Praveen/Melati hanya perlu ambil bagian di beberapa turnamen untuk menjaga posisinya tetap aman dari gangguan. “Sementara untuk Hafiz/Gloria, mereka masih perlu ikut yang level 300 dan lainnya supaya posisi mereka juga aman. Ini yang nanti kita rencanakan, setidaknya sampai penutupan pehitungan poin,” jelasnya.

Posisi Praveen/Melati naik satu peringkat ke ranking empat setelah keduanya sukses merebut gelar juara di ajang All England 2020 BWF World Tour Super 1000, pertengahan Maret lalu. Terhitung sejak 17 Maret 2020, BWF mengeluarkan kebijakan untuk menangguhkan semua pertandingan dan membekukan sementara ranking dunia serta poin kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020.