Petik Dua Kemenangan, Tim Ploso Puncaki Klasemen Grup A

Bagas Kristianto Nugroho (tim Ploso) mengembalikan shuttlecock.
Bagas Kristianto Nugroho (tim Ploso) mengembalikan shuttlecock.
Nasional ‐ Created by Bimo Tegar

Jakarta | Tim beregu putra Ploso sukses memetik dua kemenangan di fase penyisihan Grup A Liga PB Djarum 2020. Bertanding di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah, Senin (7/12), Bagas Kristianto Nugroho cs menang 4-1 atas tim Tanjung dan juga menang 4-1 ketika berhadapan dengan tim Jati. Berkat dua kemenangan tersebut, untuk sementara tim beregu putra Ploso memuncaki klasemen Grup A.

Di partai pembuka, Bagas mampu mencuri kemenangan 21-19 dan 21-19 atas Muh. Azahbru B. Karsa. Poin pembuka itu sekaligus membayar kekalahan yang dialami Bagas dari Azahbru pada Liga PB Djarum 2020, Juli lalu.

“Ya waktu Liga bulan Juli kemarin saya kalah dari dia (Azahbru) di fase penyisihan. Jika dibandingkan dengan laga itu, dia ada perubahan dan peningkatan dari cara mainnya. Kami juga sering latihan bareng. Mungkin kemenangan tadi hanya faktor saya lebih beruntung,” kata Bagas Kristianto mengutip dari Pbdjarum.org.

Setelah itu, tiga poin tambahan untuk tim Ploso berhasil dipersembahkan Marwan Faza/Patra Harapan Rindorindo, Regzi Albert Tamahari dan Muhammad Al Farizi/Raditya Arvel Octaviano. Sayangnya, Devin Artha Wahyudi yang turun di partai kelima belum berhasil mempersembahkan poin setelah kalah 21-16, 7-21 dan 18-21 dari Moh. Zaki Ubaidillah.

“Semua lawan harus diwaspadai karena kemampuan kita semua rata. Pastinya saya berharap tim kami bisa lolos ke semifinal. Entah itu jadi juara grup maupun jadi runner up,” tuturnya.

Sementara itu, pada laga kedua tim Ploso tadi sore tadi, Bagas harus mengakui keunggulan dari tunggal putra pertama tim Jati, Ihsan Maulana Mustofa. Lewat duel yang berlangsung selama 45 menit itu, Bagas kalah straight game dengan skor 16-21 dan 19-21. Meski harus lebih dulu tertinggal 0-1 dari tim Jati, tim Ploso akhirnya berhasil mengamankan kemenangan di partai kedua hingga kelima.

“Di beregu ini saya ingin main maksimal, tidak mikirin harus kasih poin karena poin itu bonus setelah kita mainnya bisa bagus. Sebab kalau mikirin poin bisa jadi beban, tapi kalau main lepas dan bisa keluarkan semua yang kita miliki pasti ada jalan,” tutupnya.